Bisnis

Pimpinan DPRD Sibolga Marah, Retribusi Pasar Diduga “Bocor”

Sibolga | Beredar di WhatsApp, video rekaman seorang Anggota DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori memarahi seorang wanita, yang belakangan diketahui sebagai Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Kota Sibolga, Sumatra Utara.

Di dalam ruangan rapat DPRD Sibolga, Jamil mempertanyakan soal dugaan kebocoran retribusi pasar sekitar Rp25 juta, yang belum disetor ke PKAD Sibolga.

“Saudari tau gak, kebocoran tentang mereka ini ada Rp25 juta tidak bayar. Tau gak. Jawab sekarang. Ibu tau gak?,” tanya Jamil.

Sang Kabid Keuangan itupun menjawab tidak tahu.

“Kalau itu saya gak tau pak,” jawab Kabid Keuangan PKAD Kota Sibolga.

“Makanya, kamu maksimal kerja. Kamu Kabid,” ketus Jamil.

Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga itu pun terus mencecar sang Kabid Keuangan PKAD.

“Seharusnya ini dievaluasi. Kan sudah saya bilang sama kamu. Data kamu mana? Tiga kali rapat tidak mau hadir. Mau kamu apa?,” sambung Jamil yang tersulut emosi.

BACA JUGA:  Bustanul Arifin Pj Kadis Sosial Sibolga

“Kalau mau jadi Kabid, PAD itu harus tahu. Kebocoran kamu gak tahu, macam mana kamu jadi Kabid,” ketus politikus Golkar itu.

Saat dikonfirmasi ulang tentang rekaman video itu, Jamil Zeb Tumori mengatakan, ada sekitar Rp25 juta retribusi pasar tahun anggaran 2019 yang belum disetor ke kas daerah.

“Kalau tahun lalu gak ada masalah, bagus,” jelas Jamil Zeb Tumori.

“Kalau untuk saat ini pencapaian target masih 50% dari total Rp1,7 miliar. Jadi, saya pastikan itu ada kebocoran. Harusnya, saat ini target sudah 85%,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, bahwa dalam rapat itu, awalnya dibahas soal kenaikan retribusi pasar yang mencapai 300%.

editor: wan

Tags
Back to top button
Close