Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. foto: VIVA / Eduward Ambarita

Jakarta – Koalisi partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin menghormati keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait tak terbuktinya mahar politik yang dituduhkan kepada Sandiaga Uno.

“Bawaslu telah mengambil keputusan, ya tentu saja keputusan itu kami hormati,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Posko Rumah Cemara, Jumat 31 Agustus 2018.

Loading...

Hasto menegaskan, tudingan mahar politik yang disebutkan oleh Politisi Partai Demokrat Andi Arief tidak sembarangan.

Masyarakat harus diyakini bagaimana calon wakil presiden Sandiaga Uno benar-benar dipilih dari proses rembug partai koalisi.

“Sehingga ada yang namanya pemimpin negeri itu kokoh, mempunyai prinsip tidak boleh menjalankan hal yang pragmatis, hanya untuk sekadar mendapatkan suara dukungan di dalam pencalonannya sebagai pemimpin,” kata dia.

BACA JUGA:  KPU-Pemko Sibolga Bikin Kebulatan Tekad

Sebelumnya Bawaslu telah memutuskan bahwa bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno tak terbukti memberikan mahar politik senilai Rp1 triliun.

Laporan dugaan mahar itu datang dari LSM Federasi Indonesia Bersatu atas nama Frtis Bramy Daniel.

Dari tiga saksi yang diajukan pelapor, satu saksi atas nama Andi Arief tidak dapat didengarkan keterangannya karena tidak memenuhi undangan.

Padahal Andi merupakan satu-satunya sumber informasi dari pelapor maupun saksi yang diterima dari cuitan Twitter Wakil Sekjen Partai Demokrat tersebut. (VIVA)

KOMENTAR ANDA
Loading...