Petugas mengevakuasi jenazah korban diduga gantung diri. (foto: syaiful)

Tapanuli Tengah | Aroma tak sedap tiba-tiba tercium di depan Bengkel Las 88, setelah jasad korban yang diketahui bernama Andi, hendak dievakuasi ke mobil ambulans, Rabu sore (23/10/2019). Warga yang tadinya tak mencium aroma itu, seketika menutup hidung. Diduga, korban meninggal lebih dari satu hari.

Pantauan di lokasi, awalnya petugas Polsek Pandan bersama warga kesulitan membuka pintu Bengkel Las 88 yang berlokasi di lingkungan III, Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, tersebut.

Loading...

Petugas dibantu warga hanya mampu membuka lapisan seng pada pintu bengkel, namun tak berhasil masuk. Ternyata, setelah lapisan seng, masih ada rangka besi pada pintu yang terkunci dari dalam bengkel.

BACA JUGA:  Karyawan Bank Mandiri Syariah Ditemukan Tewas di Kos

Diduga, korban sengaja mengunci pintu dari dalam bengkel, sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Untuk masuk ke dalam bengkel, tim identifikasi dari Polres Tapteng terpaksa menggunakan tangga.

Butuh waktu lebih dari 1 jam bagi petugas melakukan olah TKP. Selanjutnya, pintu depan bengkel berhasil dibuka dari dalam, dan digunakan sebagai akses mengevakuasi jasad korban ke mobil ambulans dan dibawa ke RSUD Pandan.

Kasus ini sudah ditangani Polsek Pandan. Tetapi belum diperoleh informasi lebih detail terkait kronologis korban gantung diri tersebut. Sementara, dari dalam bengkel las, petugas terlihat membawa sejumlah barang bukti, termasuk kursi plastik.

penulis: syaiful
editor: wan

KOMENTAR ANDA
Loading...