Kepala BKD Tapteng, Yetti Sembiring didampingi Kabag Humas, Darwin Pasaribu saat menggelar konferensi pers. (foto: syaiful)

Tapanuli Tengah | Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Tapteng, Yetti Sembiring menyebut, pernyataan Eliza Imelda Hutapea yang menuding ada oknum BKD Tapteng meminta sejumlah uang untuk pengurusan NIP merupakan sebuah kebohongan.

Yetti Sembiring didampingi Kabag Humas Pemkab Tapteng Darwin pasaribu, meminta Eliza Imelda membuktikan pernyataan yang disampaikan dalam acara Hotman Paris Show di salah satu stasiun TV swasta, Kamis (7/11/2019).

Loading...

“Saya selaku Kepala BKD mengatakan, tidak ada yang meminta. Saya yakinkan itu bohong. Silakan Eliza buktikan pernyataannya dengan benar, bahwa ada oknum BKD yang meminta,” tegas Yetti kepada wartawan, di kantornya, Sabtu (9/11/2019).

Yetti juga membantah tudingan Eliza Imelda yang menyebut BKD Tapteng secara sepihak membatalkan kelulusannya saat mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

Dijelaskan, pihaknya telah menjalankan aturan penerimaan CPNS di Tapteng sesuai petunjuk teknis.

BACA JUGA:  Tak Ada Lagi Pantai Bosur di Tapteng

“Penetapan NIP-nya itu, kita (BKD) usulkan akhir bulan Januari. Setelah dievaluasi oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara), kemudian keluarlah surat, bahwa ijazah Eliza tidak memenuhi syarat,” jelasnya.

Darwin Pasaribu menambahkan, pernyataan Eliza Imelda dianggap telah mencemarkan nama baik Pemkab Tapteng. Sehingga, pihaknya berencana akan menempuh jalur hukum.

“Pemerintah Tapanuli Tengah merasa dirugikan, dan kita juga akan melakukan upaya hukum, terkait pernyataan bohong yang dikeluarkan oleh Eliza Imelda,” kata Darwin.

Darwin menambahkan, akan ada sanksi hukum bagi oknum BKD Tapteng, bila terbukti meminta sejumlah uang seperti apa yang disebutkan.

“Kita (Pemkab Tapteng) pun ikut untuk menegaskan, bahwa oknum itu harus diproses sesuai aturan yang berlaku,” sebut Darwin.

penulis: syaiful
editor: wan

KOMENTAR ANDA
Loading...