Foto bersama pengurus HNSI Tapteng. (foto: dody)

Tapteng | Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), dengan agenda pemilihan ketua yang baru di Pantai Indah Kalangan, Sabtu (26/10/2019).

Wakil Bupati Tapteng, Darwin Sitompul, saat membuka Muscab berharap, agar Ketua HNSI Tapteng terpilih dapat menyejahterakan kehidupan nelayan.

Loading...

“Harapan kami, semoga HNSI bisa membawa masyarakat khususnya nelayan bisa lebih sejahtera,” ujar Darwin Sitompul.

Ketua DPD HNSI Sumut, Julfahri Siagian, mengatakan bahwa periodesasi DPC HNSI Tapteng sudah berakhir November 2018, dan pihaknya pun tidak mau mengintervensi siapa yang akan menjadi pengurus cabang untuk 5 tahun ke depan.

“Jadi, apa yang dihasilkan di Muscab ini, kami berharap dapat hasil yang bisa kita pegang untuk 5 tahun ke depan. Yang terutama adalah menyusun program,” ucap Julfahri.

Pihaknya juga mengingatkan, bagi pengurus yang terpilih agar lebih mengutamakan kepentingan nelayan untuk kesejahteraan nelayan.

“Kita juga mengingatkan kepada pengurus jangan jadi diurus. Harapan kita ke depan, kiranya nelayan di Tapteng bisa mendapat perhatian dan dukungan atau perlindungan dari pengurus HNSI yang kita pilih hari ini,” katanya.

BACA JUGA:  Aliansi Nelayan Bersatu Demo ke Gedung DPRD Sibolga

Muscab tersebut dihadiri 8 perwakilan dari 10 kecamatan. Secara aklamasi menyatakan dukungan dan memberikan kepercayaan kepada Abdul Basir Situmeang menjadi Ketua HNSI Kabupaten Tapteng periode 2020-2025.

“HNSI ini adalah suatu wadah nelayan, di dalamnya ada nelayan kecil dan besar. HNSI akan mengakomodir kepentingan nelayan dan mencoba menyuarakan agar nelayan tradisional dan modern bisa berdampingan dan sejahtera,” ucap Abdul Basir Situmeang dalam sambutannya.

Dia menjelaskan, untuk kepentingan dan menyejahterakan kehidupan nelayan, pihaknya juga akan membangun kerja sama lebih intensif dengan pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Target saya ke depan, akan membuat kelompok nelayan di bawah naungan HNSI, agar memiliki badan hukum, agar lebih memudahkan menerima bantuan dari pemerintah daerah,” tuturnya.

penulis: dody
editor: wan

KOMENTAR ANDA
Loading...