Valentino Rossi menolak menjabat tangan Marc Marquez. (foto: VIVA)

Tapanuli Today – Jorge Lorenzo ikut mengomentari perselisihan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi yang kembali memanas. Pembalap Ducati ini menilai kedua rivalnya tersebut sama-sama bersalah.

Marquez dan Rossi menjadi sorotan saat jumpa pers MotoGP San Marino pada, Kamis 6 September 2018. Cerita bermula kala Marquez mengungkapkan hubungannya dengan pembalap asal Italia tersebut.

Loading...

Marquez menyatakan tak ada masalah serius dengan pembalap Movistar Yamaha tersebut, begitu pun dengan Rossi. Usai jumpa pers, Marquez yang mencoba menjabat tangan mendapat penolakan dari Rossi.

“Saya pikir mereka berdua salah. Rossi (salah) karena tidak ingin berjabat tangan Marc dan bertingkah seperti anak kecil, dan khususnya karena dia memiliki kesempatan untuk menunjukkan kepada para penggemar bahwa mereka seharusnya tidak mencemooh seorang pembalap di podium yang tidak melakukan sesuatu yang pantas dicemooh,” ujar Lorenzo.

BACA JUGA:  Kualifikasi MotoGP San Marino, Lorenzo Terdepan dan Rossi Posisi Tujuh

“Di sisi lain, saya pikir Marquez terlalu peduli tentang apa yang dikatakan atau dilakukan Valentino. Dia hanya perlu terus maju dan membiarkannya pergi. Ia hanya perlu terus melakukan apa yang dia lakukan dan membiarkannya pergi. Titik. Tapi itu hanya pendapat saya, orang-orang bisa melakukan atau mengatakan apa pun yang mereka inginkan,” sambungnya dilansir Motorsport.

Sementara itu, Marquez sendiri mengaku tidak terlalu masalah dengan penolakan Rossi. Sang juara bertahan MotoGP ini juga sudah menyadari bakal diabaikan oleh Rossi ajakan salamannya.

“Dari sisi saya, tidak ada masalah. Saya senang, tidak ada masalah. Saat itu saya menerima apa yang harus saya terima. Tidak apa-apa, hidup terus berjalan. Tidak ada yang tidak tergantikan di sini,” ujarnya. (VIVA)

KOMENTAR ANDA
Loading...