Tapanuli

Pria Ini Nekat Masuk Kamar Orang dari Asbes Bolong

Sibolga | Nurhikmah Tanjung (31) warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pancuran Dewa, Kota Sibolga, sontak berteriak melihat seorang laki-laki berdiri di dalam kamar tidur rumahnya, sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (22/11/2019).

Ternyata, laki-laki yang diketahui berinisial JZ (36), yang juga warga Jalan Sisingamarangaraja, Lingkungan I, Kelurahan Pancuan Dewa, Kota Sibolga itu ingin mencuri surat tanah tempat ibadah.

Kapolres Sibolga, AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin menjelaskan, aksi percobaan pencurian oleh tersangka diketahui Nurhikmah Tanjung saat dia keluar dari kamar mandi.

“Begitu Nurhikmah keluar dari kamar mandi, dia melihat pintu kamar tidur belakang terbuka dan tiba-tiba melihat tersangka berdiri di kamarnya,” kata Sormin dalam keterangan tertulis, Rabu (27/11/2019).

Spontan, Nurhikmah berteriak dan berusaha keluar rumah. Tetapi tersangka menghadangnya. Tak kehabisan akal, Nurhikmah menggigit tangan tersangka JZ, sehingga ia bisa keluar dari rumahnya.

Saat itu, tersangka JZ hendak melarikan diri, namun diamankan warga yang kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sibolga Sambas. Setelah menerima laporan, polisi mengamankan tersangka.

BACA JUGA:  Jelang Pemilu 17 April, Polres Sibolga Perketat Kamtibmas

Kepada petugas, tersangka mengaku hendak mengambil surat tanah tempat ibadah di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pancuran Dewa, yang disimpan di rumah Nurhikmah Tanjung.

“Tanah tempat ibadah tersebut sebelumnya telah diwakafkan almarhum nenek tersangka,” terang Sormin

Tersangka masuk ke dalam rumah dengan memanjat dinding samping rumah. JZ masuk melalui asbes yang bolong, kemudian masuk ke dalam kamar belakang.

“Tersangka menduga, surat tersebut tersimpan di kamar belakang rumah, sehingga dia (tersangka) menggeledah lemari, kasur serta seluruh isi kamar,” beber Sormin.

Tersangka JZ sempat mengejar dan menarik baju Nurhikmah Tanjung untuk minta maaf. Dalam kasus ini, tersangka ditahan di RTP Polsek Sibolga Sambas, diduga melapas 363 ayat (1) ke 3e, 5e Jo pasal 53 ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman hukuman 5 tahun.

editor: wan

Tags
Back to top button
Close