Ilustrasi Pilot dan kokpit pesawat. (foto: Pixabay)

Jakarta – Pilot menjadi salah satu profesi impian bagi sebagian orang. Menyandang status pilot pun menjadi sebuah kebanggaan, sekaligus tanggung jawab besar membawa penumpang selamat sampai tujuan.

Pilot harus menjalankan semua prosedur tetap yang telah ditentukan baik dari perusahaan maupun pihak keselamatan penerbangan.

Loading...

Selama menjalankan profesinya tersebut, ternyata ada beberapa hal yang mungkin tidak pernah diketahui oleh masyarakat umum.

Dilansir dari VIVA, Selasa 11 September 2018, VP Training Development Garuda Indonesia Training Center (GITC), Martinus Kayadu, mengungkapkan beberapa hal terkait profesi pilot yang jarang diketahui publik.

Berikut ini beberapa di antaranya.

1. Pilot hanya memegang kemudi (setir) pesawat kurang dari lima menit.

Capt. Martinus menyebut bahwa setiap pesawat memang dirancang untuk memakai automachine semuanya, sehingga para pilot tidak harus memegang kendali kemudinya selama penerbangan.

“Saya pegang manual kendalinya itu enggak lebih kurang dari lima menit pasca landing dan take off. Misalnya saya terbang dari Jakarta-Tokyo itu kira-kira 8 jam. Kalau 8 kali 60 itu 480 menit kan yah. Saya megang itu cuma lima menit kurang,” katanya di GITC di Kosambi Jakarta Barat.

Penggunaan kemudi otomatis ini pun memang disarankan, hal ini berkaitan untuk kebugaran pilot menghadapi penerbangan selanjutnya.

“Kalau penerbangan 8 jam belum lagi preparation ini itunya (izin landing, costum, dan lainnya) ini mungkin bisa 14 jam. Padahal besoknya harus terbang lagi, kan dia capek kalau selama 8 jam itu megang kemudi terus,” ujarnya.

Meski begitu, bukan berarti pilot lepas dari tanggung jawabnya. Pilot pun akan tetap melakukan monitoring apabila ada yang salah dari apa yang sudah direncanakan.

“Dia cover tugasnya itu saja. Lalu pas saat emergency yang automachine-nya signalnya bisa lepas, dia harus ambil alih penerbangan itu (manual),” ujarnya.

Ilustrasi Pilot dan kokpit pesawat. (foto: Pixabay)

2. Pilot punya ruang rahasia

Sebagai manusia, pilot pun memiliki rasa kantuk yang tidak bisa dibendung, apalagi ketika mereka melakukan penerbangan di atas 15 jam. Untuk mengatasi rasa kantuknya mereka pun akan tidur di sebuah bunker yang tersedia di pesawat.

“Ada Boeing 777, ada Airbus. Tergantung si operatornya si pesawat dipakai ke arah mana. Misalnya, penerbangan yang di atas 15 jam itu kan ngantuk juga. Nah disediakan bunker namanya. Lokasinya ada di atas, ada di bawah, tergantung tipe pesawatnya, macam-macam,” serunya.

3. Menu makanan pilot

Selama penerbangan ternyata para pilot dan co-pilot akan mendapatkan menu makanan yang sama dikonsumsi oleh para penumpang, khususnya penumpang di kelas business class.

4. Umur profesi pilot hanya enam bulan

Rahasia yang ternyata tidak banyak diketahui masyarakat, kata Martinus, adalah umur pilot hanya enam bulan. Sebab, setiap enam bulan sekali para pilot tersebut akan menjalani tes ulang medical check up.

Jika ternyata dalam medical check up tersebut mereka gagal lantaran ditemukan penyakit, seperti jantung mereka tidak bisa melanjutkan profesinya tersebut sampai menjalani recovery.

Bukan hanya dari sisi medis saja, para pilot pun harus menjalani tes kompetensi ulang. Apabila dari tes tersebut mereka tidak dinyatakan lulus oleh KPPU maka mereka juga tidak bisa menjalankan profesinya kembali.

“Kalau enggak lulus bagaimana mereka bisa membawa pesawat dengan selamat, itu kan menjadi pertanyaan,” kata pria berkaca mata ini. (*)

KOMENTAR ANDA
Loading...